15 Februari 2018

Kereta Api ke Bandara Soekarno-Hatta Pakai Tanah Angkasa Pura

Berita
Bandara Internasional Soekarno-Hatta, di Banten. Kelak arus pemakai jasa penerbangan ke bandara terbesar di Indonesia dengan beban 60 juta pemakai jasa pertahun akan lebih lancar sejalan operasionalisasi kereta api dari Jakarta

Lahan seluas 92.892 meter persegi milik Angkasa Pura II akan digunakan untuk pembangunan rel kereta api Bandara Soekarno-Hatta, yang akan dibangun PT KAI.


Wakil Direktur Eksekuif Pengembangan Logistik PT KAI, Rochsjid, di Tangerang, Minggu, mengatakan, penggunaan lahan itu telah disepakati antara PT KAI dan Angkasa Pura II, sejalan penandatanganan berita acara pemanfaatan tanah AP II.


Lahan sebanyak 22 bidang itu memiliki nilai aset berdasarkan penilaian KJPP Doli Siregar dan Rekan, yakni Rp.403.338.955.000 "Selain melakukan pembayaran dengan warga, PT KAI pun menggunakan lahan milik PT AP II selaku pengelola kawasan Bandara Soekarno-Hatta," ujarnya.


Seturut pembayaran ganti rugi kepada warga dan penandatanganan lahan milik AP II bersama PT Railink, maka secara keseluruhan telah tersedia lahan seluas 107.032 meter persegi dengan nilai ganti kerugian dan nilai aset Rp482.556.392.000.


"Maka itu, total tanah yang telah tersedia hingga pembayaran tahap keempat ke warga serta lahan AP II yakni 30 persen," ujarnya.


Kepala Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang, Himsar, mengatakan, pada awal bulan ini atau tahap keempat, PT Kereta Api Indonesia telah membayar ganti rugi 36 bidang tanah senilai Rp50.401.495.000 untuk lahan 9.723 meter persegi.


Tanah yang dibayar berada di empat kelurahan yang dilakukan pembayaran yakni Kelurahan Tanah Tinggi 23 bidang seluas 3.435 meter persegi dengan nilai Rp25 miliar lebih.


Kelurahan Poris Plawad dengan 12 bidang seluas 2.382 meter persegi senilai Rp15 miliar, Kelurahan Batu Jaya satu bidang dengan 902 meter persegi senilai Rp5,9 miliar lebih.


Sedangkan untuk tahap ke satu hingga tiga, telah dibayarkan ganti rugi dengan total 35 bidang seluas 4.417 meter persegi Rp28.815.942.000.


Adapun wilayah yang telah dibayarkan ganti rugi yakni Kelurahan Poris Plawad 15 bidang seluas 1.830 meter dengan nilai Rp9.513.793.000 dan Kelurahan Tanah Tinggi 20 bidang seluas 2.587 meter dengan nilai Rp19.302.149.000.


Kereta api Bandara Soekarno-Hatta berangkat dari Stasiun Manggarai menuju Stasiun Bandara sepanjang 36,3 kilometer dengan melewati dan berhenti di Stasiun Sudimara Baru, Stasiun Duri dan Stasiun Batu Ceper dengan waktu tempuh diperkirakan 50 menit.


Dari 36,3 kilimeter rel itu, 24 kilometer merupakan jalur yang telah ada dan sisanya dibangun baru.


Sementara itu, jumlah bidang yang diperlukan untuk pembangunan jalur Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta adalah 815 bidang seluas 36 hektar meliputi lima kecamatan dan delapan kelurahan.

Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL

No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu

23 Juli 2026
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte

21 Juli 2026
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
rating
scroll