15 Februari 2018

Kereta Bandara Soekarno-Hatta Ditarget 2017

Berita
Suasana penumpang di Bandara Soetta, Tangerang

PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menargetkan kereta api bandara akan selesai pada semester awal 2017 mendatang.


Public Relation Manager Angkasa Pura II Haerul Anwar mengatakan, seluruh proyeksi atas rencana pembangunan jalur kereta ke bandara masih dalam tahapan yang sesuai. "Masih on schedule, seluruhnya masih oke. Kami sesuai target yakni kisaran semester awal di 2017," kata Haerul, Senin, 28 Maret 2016 kemarin.


Menurut Haerul, persoalan terbesar terjadi di luar area Bandara Soekarno-Hatta di mana itu menjadi tanggung jawab PT Kereta Api Indonesia (KAI). "Kalau di kami kan pembebasan di sekitar area bandara saja. Hingga kini progres secara keseluruhan sudah mencapai 31%," ujarnya.


Haerul menuturkan, kereta api merupakan salah satu pelengkap akses dari dan menuju pusat kota, dan juga terdapat automated people mover system (APMS) yang memudahkan perpindahan penumpang antara Terminal 1, 2, dan 3. Adapun PT Angkasa Pura II  juga akan melakukan renovasi di Terminal 1 dan 2 sehingga masing-masing berkapasitas 18 juta penumpang per tahun.


Haerul mengatakan, keberadaan kereta api dari Batuceper ke Bandara Soetta akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang. Hal itu terjadi lantaran di Bandara Internasional Soetta, tidak lagi menjual tiket untuk go show.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Said Endrawiyanto mengatakan,  pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 6,5-6,7%. Bila kereta api ekspres Bandara Soetta telah beroperasi, maka pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7%.


Menurut Said, keberadaan transportasi massal seperti halnya kereta api maka akan merangsang sektor bisnis. Apalagi, Pemkot Tangerang akan menjadikan Stasiun Batuceper sebagai terminal pemberhentian antarmoda.


"Karena nantinya tidak ada lagi penjualan tiket di Bandara Soetta maka akan menjadikan Stasiun Batuceper sebagai pusat bisnis baru," ujarnya.


Berdasarkan pendataan awal yang dilakukannya, sektor yang akan tumbuh seperti transportasi, ritel, hotel, telekomunikasi hingga perdagangan jasa lainnya.


Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan

PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d

3 Juli 2026
 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
rating
scroll