19 Februari 2018

Mantan Kasudin Jakarta Timur Jadi Kepala BLUD LRT

Berita
ilustrasi: LTR

BALAI KOTA -- Pembangunan Light Rail Transit (LRT), kini, memasuki tahap pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).


Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, pun telah menandatangani Peraturan Gubernur (pergub) pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Light Rail Transit (LRT).


Sebagai Kepala BLUD LRT sendiri, ditunjuk, Benhard Hutajulu. Dimana, ia merupakan  mantan Kepala Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Cilincing, Jakarta Utara dan Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur.


"Sudah (ditandatangani -red) kemarin. Kepalanya, Benhard Hutajulu. Dulu dia Kasudin Perhubungan Jakarta Timur," kata Ahok, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2015).


Dengan dibentuknya BLUD itu sendiri, proses pembangunan segera dilakukan.


Dimana, untuk pembangunannya, akan melalui proses lelang.


"Baru dua BUMD, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan PT Pembangunan Jaya. Tapi belum tentu dia, karena kan mesti ikut lelang. Tapi kaarena dia jadi inisiator untuk lelang, jadi dapat poin lebih," katanya.


Ahok sendiri menargetkan pembangunan  LRT sepanjang total 70 km dengan 7 koridor itu akan selesai pada 2019 nanti. Dengan dioperasiakannya LRT itu, ia memperkirakan bisa mengurangi kemacetan Jakarta sekira 30 persen.


Seperti diketahui, rencananya pembangunan LRT tersebut akan dibangun satu koridor pertama, yaitu dari Kelapa Gading, Jakarta Utara hingga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.


Pembangunan satu koridor itu, akan memakan sepanjang 21,6 kilometer dengan anggaran Rp 35 triliun.


Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Heru Budi Hartono, mengatakan, bahwa nantinya akan memberikan dana Rp 1 Triliun, kepada BLUD LRT.


"Nantinya, akan digunakan untuk keperluan lelang pembangunan LRT tahap pertama, yang akan menghubungkan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan hingga Kelapa Gading, Jakarta Utara," kata Heru.


Untuk pemilihan ruas koridor tersebut, Heru menjelaskan, karena koridor tersebut memliki potensi banyak penumpang.


Terlebih, jika nantinya, tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) berhasil dibangun, maka akan menjadi stimulus ekonomi.


"Nantinya, jika BLUD-nya bisa dibentuk, kami mau suntik anggaran Rp 1 triliun. BLUD dikasih uang untuk lelang ke kontraktor," katanya.


Tujuh rute tersebut adalah:


1. Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 km)
2. Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km)
3. Joglo-Tanah Abang (11 km)
4. Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km)
5. Pesing-Kelapa Gading (20,7 km)
6. Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 Km)
7. Cempaka Putih-Ancol (10 km)


Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

PT INKA Sukses Gelar Pembukaan Relawan Bakti BUMN Batch VIII di Madiun
PT INKA Sukses Gelar Pembukaan Relawan Bakti BUMN Batch VIII di Madiun

PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan Relawan Bakti BUMN Batch VIII. Acara pe

15 Agustus 2025
INKA Turut Hadir di RailwayTech Indonesia 2025
INKA Turut Hadir di RailwayTech Indonesia 2025

Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Jakarta - PT Industri Kereta Api (Persero) bersama anak perusahaan dan afiliasi turut menjadi peserta dalam Pameran Railwaytech Indonesia 2025. Railwaytech Indones

28 Juli 2025
Satu Rangkaian KRL iE 305 Produksi INKA Kembali diberangkatkan ke Depo KRL Depok
Satu Rangkaian KRL iE 305 Produksi INKA Kembali diberangkatkan ke Depo KRL Depok

Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Madiun - PT INKA (Persero) kembali memberangkatkan rangkaian KRL iE 305 yang akan mendukung transportasi umum berbasis rel untuk operasional di wilayah Jabodetabek

16 Juli 2025
PT INKA Turut Berpartisipasi pada ICI 2025
PT INKA Turut Berpartisipasi pada ICI 2025

Press Release No. 17/PR/INKA/VI/2025PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA) menunjukan kontribusinya dalam pembangunan dan inovasi transportasi perkeretaapian nasional dengan berpartisipasi pada 

13 Juni 2025
rating
scroll