15 Februari 2018

Pengusaha Logistik: Kereta Pelabuhan Priok Hemat 30 Persen

Berita
RJ Lino saat mengikuti rapat dengan Panitia Kerja Pelindo II Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta, 16 September 2015. Lino menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan untuk melakukan audit keuangan sebagai bentuk transparansi perusahaan.

Ketua Asosiasi Logistik Indonesia Zaldy Mashita membantah pernyataan Direktur Utama Pelindo II RJ Lino yang mengatakan keberadaan kereta pelabuhan tak menguntungkan dan tak efisien bagi pengangkutan barang dari dan ke pelabuhan. Keberadaan kereta api ke Pelabuhan Tanjung Priok justru dinilai sangat bermanfaat bagi pengusaha logistik.


"Pernyataan Dirut Pelindo II RJ Lino salah besar," kata Zaldy dalam keterangan tertulisnya, Senin, 21 September 2015.


Menurut Zaldy, ada dua alasan mengapa kereta api sangat dibutuhkan untuk masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok. Pertama, untuk mengurangi kemacetan yang sangat parah di jalan-jalan akses masuk dan keluar pelabuhan. Kedua, untuk mengurangi biaya transport kontainer dari atau menuju pelabuhan.


Zaldy mencontohkan 4-5 tahun lalu, truk bisa mendapatkan 4 kali trip per hari dari Cikarang ke Priok. Sekarang truk hanya bisa 1,4 kali trip per hari. Akibatnya biaya transportasi menjadi tinggi yakni mencapai Rp 35 ribu per kilometer dibandingkan Rp 20 ribu per kilometer dalam kondisi normal untuk jarak yang sama. "Karena itu dibutuhkan alternatif kereta api untuk mengurangi kemacetan yang membuat biaya transport ke dan dari Tanjung Priok menjadi tinggi," kata Zaldy.


Dengan kereta api dari Cikarang ke Pelabuhan, Zaldy mengatakan, biaya logistik diharapkan bisa ditekan menjadi Rp 25 ribu per kilometer atau hemat 25-30 persen daripada menggunakan truk seperti saat ini. Seandainya harga pengangkutan via kereta sama dengan truk sekalipun, penggunaan kereta api akan lebih menguntungkan dari sisi waktu. "Waktu tempuh dari Cikarang ke Priok sekarang ini bisa mencapai 4-5 jam dan bisa lebih kalau terjadi kemacetan parah," katanya.


Menurut Zaldy, Priok sudah menjadi biang kemacetan Jakarta. Pasalnya, 85 persen truk yang masuk Priok berasal dari kota-kota di luar Jakarta. Ini membuat jaringan jalan di Ibukota menjadi lumpuh. Dia yakin kereta api adalah solusi jangka pendek untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Apalagi biaya investasinya juga tak banyak, "karena relnya sudah ada dan tinggal pakai saja."


RJ Lino sebelumnya mengatakan kereta api pelabuhan tidak efisien. Pernyataan ini diungkapkan setelah Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli datang mendadak ke pelabuhan dan menghancurkan beton penghalang rel kereta di sana.

Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru
INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru

No 14/PR/INKA/VII/2026SURABAYA, Indonesia, 20 Agustus 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. Pengiriman ini

20 Agustus 2026
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL

No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu

23 Juli 2026
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte

21 Juli 2026
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
rating
scroll