
Jakarta: Dalam lima tahun ke depan, Kementerian Perhubungan menargetkan proyek kereta bandara di 13 bandar udara. Ini sesuai dengan roadmap pembangunan kereta api di luar Pulau Jawa, yang menjadi prioritas kementerian dalam lima tahun mendatang.
Saat ini, menurut Direktur Jenderal Perkeretaapian Hermanto Dwi Atmoko, pembangunan kereta bandara baru terealisasi di dua bandara, yaitu Bandara Internasional Kualanamu, Medan dan Bandara Internasional Adi Sudjipto, Yogyakarta.
“Ke depan, masih ada beberapa wilayah yang masuk dalam perencanaan, yakni Bandara Surabaya, Makassar, Balikpapan, Solo, dan Bandara Kertajati, Jawa Barat,†kata Hermanto kepada Tempo di Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2015.
Proyek kereta bandara yang dalam proses pembangunan adalah di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Proyek kereta bandara di Padang sudah mulai gorund-breaking, menurut Hermanto, rencananya dilakukan pertengahan bulan ini dan tahun depan sudah bisa dioperasikan.
Selain itu, bandara lain yang ke depan juga akan mulai dibangun antara lain di Palembang dengan light rail transit (LRT) ke Jakabaring yang sedang menunggu keluarnya peraturan presiden penunjukkan badan usaha milik negara yang akan menjadi kontraktor. “Harapannya tahun 2018 ini selesai,†katanya.
Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega
Press Release 29/PR/INKA/X/2025Bogor, 11 Desember 2025 — PT INKA (Persero) resmi menandatangani Nota Kesepahaman dengan Perusahaan Umum Daerah Transportasi Pakuan (PTP) Kota Bogor mengenai penyediaa
Press Release No. 28/PR/INKA/X/2025Surabaya ━ PT Industri Kereta Api (Persero) melanjutkan pengiriman ekspor Container Flat Top Wagon (CFT Wagon) sebanyak 135 unit pesanan UGL Rail Services Pty Ltd
Press Release No. 27/PR/INKA/X/2025Madiun, 17 Oktober 2025 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan dari rombongan Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LIV Tahun