15 Februari 2018

Proyek Pembangunan Kereta Api Ringan Resmi Dimulai

Berita
Ilustrasi: Light Rapid Transit (LRT)

JAKARTA -- Proyek transportasi massal Light Rail Transit (LRT) atau kereta api ringan, yang akan menghubungkan Jakarta dengan kota-kota penyangga, resmi dimulai.


Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara simbolis menandai lubang tiang pancang dengan adukan semen di area yang akan menjadi stasiun Taman Mini, sebagai tanda dimulainya proyek kereta layang tersebut, Rabu (9/9).


Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa LRT sebenarnya sudah dirancang sejak tiga tahun lalu. Saat itu, Jokowi, yang masih menjadi gubernur DKI Jakarta, bersama Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama dan Dirut PT Adhi Karya Kiswodharmawan sudah sering duduk bersama untuk merancang kereta api cepat tersebut.


Menurut dia, saat itu perencanaan kereta api ringan sudah cukup matang. Namun, karena berbagai hal, proyek tak juga dapat terealisasi. Setelah tiga tahun berselang, pada 2 September lalu, Presiden Jokowi akhirnya menandatangani Perpres untuk mempercepat pembangunan kereta api ringan.


"Enam hari setelah Perpres ditandatangani, kita berkumpul di sini untuk memulai proyek kereta api ringan," ucap Jokowi.


Pembangunan transportasi di Indonesia sudah jauh tertinggal dibandingkan negara-negara maju lainnya. Karena itu, kata Presiden, proyek ini tak boleh tertunda lagi dan harus selesai tepat waktu pada 2018 mendatang.


Jokowi juga menegaskan LRT akan terintegrasi dengan semua moda transportasi yang ada, mulai dari bus Transjakarta, Mass Rapid Transit (MRT), commuter line dan kereta bandara. "Sebelum Asian Games 2018, semua harus sudah sambung," ucap Presiden.


Proyek kereta api ringan yang diresmikan pembangunannya oleh Presiden Jokowi ini akan dibangun PT Adhi Karya. BUMN yang bergerak di bidang infrastruktur tersebut akan membangun jalur dari luar Jakarta, yakni Cibubur-Cawang, Bekasi-Cawang, dan Cibubur-Bogor.


Selanjutnya, jalur LRT di dalam wilayah Jakarta akan dilanjutkan pembangunannya oleh BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.Groundbreaking untuk proyek LRT di dalam Jakarta baru akan dimulai pada Januari 2016 mendatang. Jalur kereta api ringan di dalam Jakarta akan terdiri atas rute Cawang-Dukuh Atas, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan dan Palmerah-Grogol.

Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru
INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru

No 14/PR/INKA/VII/2026SURABAYA, Indonesia, 20 Agustus 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. Pengiriman ini

20 Agustus 2026
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL

No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu

23 Juli 2026
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte

21 Juli 2026
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
rating
scroll