
Railbus Bathara Kresna yang tahun 2013 diluncurkan Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi (saat itu), dijadwalkan akhir pekan ini mulai dioperasikan secara reguler melayani rute Solo - Wonogiri. Namun armada buatan PT Industri Nasional Kereta Api (Persero) Madiun ini hanya dioperasikan satu kali perjalanan pergi pulang per hari, karena dikhawatirkan mematikan alat transportasi umum bus.
"Semula railbus memang akan dioperasikan tiga trip per hari (pergi pulang) dengan tarif tiket Rp 4.000 sekali jalan. Namun, rencana tersebut memperoleh reaksi keras dari kru ataupun pengusaha bus yang selama ini melayani rute Solo - Wonogiri. Mereka khawatir, operasional railbus dengan frekuensi tiga trip per hari serta harga tiket Rp 4 ribu, akan mematikan bus yang mematok tarif Rp 10 ribu,"jelas Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Yosca Herman Sudrajat.
Karena itu, kata Yosca dalam rapat koordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku operator railbus, pemkot meminta frekuensi perjalanan sementara hanya satu trip per hari. Berangkat pada pagi, ujarnya, lalu kembali ke Solo pada sore hari, seperti halnya jadwal perjalanan KA Punakawan yang pernah dioperasikan pada jalur yang sama beberapa tahun silam.
Sejauh ini, menurut Yosca, koordinasi persiapan operasional railbus masih dilakukan, terutama menyangkut hal-hal teknis. Soal jalur rel KA yang selama ini menjadi kendala utama operasional railbus hingga tertunda beberapa tahun, sejauh informasinya, hampir tak ada masalah lagi. Saat ujicoba railbus beberapa pekan lalu, semua berjalan lancar.
Menjawab pertanyaan rencana pembangunan tempat pemberhentian railbus di dalam kota, Yosca menyebut, sejauh ini masih dalam kajian mendalam. Sesuai Standart Operasional Prosedure (SOP) perjalanan KA, ujarnya, tempat menaikkan dan menurunkan penumpang, hanya di stasiun KA.
Sumber: www.krjogja.com
No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu
No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte
No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur
Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k