Jakarta- Pembangunan moda transportasi Light Rail Transit (LRT) di Jakarta batal melibatkan pengembang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menunjuk dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT Jakarta Propertindo dan Pembangunan Jaya untuk koridor 1 rute Kepala Gading-Kebayoran Lama.
Awalnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebut ada delapan pengembang yang bersedia membangun LRT. Sebagai pengganti DKI bakal mengalihkan kewajiban pengembang untuk membangun dua jalan layang di samping jalan layang angka delapan Semanggi, Jakarta Pusat.
"Kami alihkan untuk membangun (jalan layang) di kupingnya angka delapan di lingkar Semanggi. Itu supaya tidak perlu berputar-putar di dalam, yang bikin macet itu. Nanti bakal ada dua jalan layang berputar," ujar Basuki di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (1/7).
Pembangunan jalan layang oleh delapan pengembang itu diperkirakan akan lebih murah, hanya Rp 350 milyar dan waktu pengerjaan lebih cepat. Sebelumnya taksiran dari Pemprov DKI Jakarta pembangunan dua jalan layang tersebut menyentuh angka Rp 600 milyar.
‎
DKI sudah menyampaikan gagasan pembangunan jalan layang Semanggi kepada pengembang, salah satunya adalah Agung Sedayu Group. Basuki menjamin ‎pembangunan tidak mengganggu proyek MRT, karena tinggi jalan akan sejajar dengan jalan yang sudah ada.
Desain jalan layang Semanggi yang akan dikerjakan pengembang sedang disusun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Basuki menegaskan lebih baik pengembang yang membiayai proyek tersebut daripada meminta bantuan lembaga donor. ‎
"Dari pada ngutang di JICA (Japan International Cooperation Agency) atau Jepang mendingan kasih pengembang. Paling Rp 500 milyar bikin itu kalau kita mau dihitung secara kasar, masa mau ngutang terus sama Jepang bikin gituan doang," tukas Basuki.
No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur
Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k
PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d
Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega