
SRAGEN  Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuat jalur ganda (doubletrack) kereta api (KA) sepanjang puluhan kilometer dari Palur, Kabupaten Karanganyar hingga Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Sragen sejak sepekan lalu.
Pembangunan jalur ganda itu ditarget rampung hingga Madiun pada 2016 mendatang. Pejabat Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta, Gatut Sutiyatmoko, saat dihubungi Solopos.com, Minggu (6/9/2015), mengatakan pembangunan jalur ganda mulai dikerjakan beberapa hari lalu.
Dia menyampaikan pembangunan jalur ganda itu ditargetkan berakhir di Madiun pada 2016. Pembangunan jalur ganda itu, kata dia, dilaksanakan langsung Ditjen Perkeretapian Kemenhub.
“Jadi pembuatan jalur ganda itu bukan wewenang PT KAI. Kami di PT KAI hanya membantu dalam pengawasan. Jadi teknis pekerjaan bagaimana dan panjang lintasannya berapa, kami tidak tahu persis,†ujar Gatut.
Dia menyatakan pembangunan jalur ganda KA itu merupakan bagian dari pelayanan karena bisa melancarkan lalu lintas KA dan mengurangi risiko keterlambatan penumpang. Dia mengatakan pekerjaanya mulai dari pengerukan tanah, pembuatan jembatan, dan pembebasan tanah.
Sejumlah alat berat mulai beraktivitas di pinggir rel KA. Aktivitas alat berat itu terlihat di perlintasan Kampung Teguhan sejak sepekan terakhir. Dua alat berat yang beroperasi di lokasi itu pada setiap harinya. Alat berat itu mengeruk tanah untuk persiapan fondasi jembatan.
Jalur ganda itu akan melewati Sungai Garuda yang menjadi batas Kampung Teguhan Kelurahan Sragen Wetan dan Kampung Mageru Kelurahan Sragen Tengah.
Kepala Stasiun KA Sragen, Suwardi, tidak tahu menahu pekerjaan jalur ganda itu. Dia hanya mendengar pembangunan jalur ganda itu dilakukan sepanjang Palur-Kebonromo.
Sementara seperti disebutkan dalam situs Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur, pembangunan ini akan menjadi bagian dari rencana jalur ganda sepanjang 400 kilometer yang menghubungkan Surabaya hingga Solo melalui rute Wonokromo, Mojokerto, Madiun, dan Paron.
Dalam situs itu disebutkan total anggaran yang dikeluarkan sekitar dari Rp 6 triliun. Pembiayaan berasal dari APBN tahun 2015.
No : 19/PR/INKA/IX/2026Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menindaklanjuti arahan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dengan mempercepat langkah transformasi dan pembe
No : 20/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melanjutkan pengiriman Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun. Pada Rabu (16/9), empat kere
No :18/PR/INKA/IX/2026Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi
7 September 2026Jakarta - KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line mulai Senin, (7/9). VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa penyesuaian jadwa