15 Februari 2018

Rel Ganda Palur-Madiun Dibangun, Telan Rp6 Triliun!

Berita
Seorang pekerja mengoperasikan alat berat untuk mengeruh tanah di pinggir Sungai Garuda di Kampung Teguhan, Sragen Wetan, Sragen, Selasa (1/9) lalu. Di tempat itu bakal dibangun jembatan untuk jalur ganda rel kereta api Solo-Madiun

SRAGEN — Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuat jalur ganda (doubletrack) kereta api (KA) sepanjang puluhan kilometer dari Palur, Kabupaten Karanganyar hingga Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Sragen sejak sepekan lalu.


Pembangunan jalur ganda itu ditarget rampung hingga Madiun pada 2016 mendatang. Pejabat Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta, Gatut Sutiyatmoko, saat dihubungi Solopos.com, Minggu (6/9/2015), mengatakan pembangunan jalur ganda mulai dikerjakan beberapa hari lalu.


Dia menyampaikan pembangunan jalur ganda itu ditargetkan berakhir di Madiun pada 2016. Pembangunan jalur ganda itu, kata dia, dilaksanakan langsung Ditjen Perkeretapian Kemenhub.


“Jadi pembuatan jalur ganda itu bukan wewenang PT KAI. Kami di PT KAI hanya membantu dalam pengawasan. Jadi teknis pekerjaan bagaimana dan panjang lintasannya berapa, kami tidak tahu persis,” ujar Gatut.


Dia menyatakan pembangunan jalur ganda KA itu merupakan bagian dari pelayanan karena bisa melancarkan lalu lintas KA dan mengurangi risiko keterlambatan penumpang. Dia mengatakan pekerjaanya mulai dari pengerukan tanah, pembuatan jembatan, dan pembebasan tanah.


Sejumlah alat berat mulai beraktivitas di pinggir rel KA. Aktivitas alat berat itu terlihat di perlintasan Kampung Teguhan sejak sepekan terakhir. Dua alat berat yang beroperasi  di lokasi itu pada setiap harinya. Alat berat itu mengeruk tanah untuk persiapan fondasi jembatan.


Jalur ganda itu akan melewati Sungai Garuda yang menjadi batas Kampung Teguhan Kelurahan Sragen Wetan dan Kampung Mageru Kelurahan Sragen Tengah.


Kepala Stasiun KA Sragen, Suwardi, tidak tahu menahu pekerjaan jalur ganda itu. Dia hanya mendengar pembangunan jalur ganda itu dilakukan sepanjang Palur-Kebonromo.


Sementara seperti disebutkan dalam situs Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur, pembangunan ini akan menjadi bagian dari rencana jalur ganda sepanjang 400 kilometer yang menghubungkan Surabaya hingga Solo melalui rute Wonokromo, Mojokerto, Madiun, dan Paron.


Dalam situs itu disebutkan total anggaran yang dikeluarkan sekitar dari Rp 6 triliun. Pembiayaan berasal dari APBN tahun 2015.

Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

PT INKA Sukses Gelar Pembukaan Relawan Bakti BUMN Batch VIII di Madiun
PT INKA Sukses Gelar Pembukaan Relawan Bakti BUMN Batch VIII di Madiun

PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan Relawan Bakti BUMN Batch VIII. Acara pe

15 Agustus 2025
INKA Turut Hadir di RailwayTech Indonesia 2025
INKA Turut Hadir di RailwayTech Indonesia 2025

Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Jakarta - PT Industri Kereta Api (Persero) bersama anak perusahaan dan afiliasi turut menjadi peserta dalam Pameran Railwaytech Indonesia 2025. Railwaytech Indones

28 Juli 2025
Satu Rangkaian KRL iE 305 Produksi INKA Kembali diberangkatkan ke Depo KRL Depok
Satu Rangkaian KRL iE 305 Produksi INKA Kembali diberangkatkan ke Depo KRL Depok

Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Madiun - PT INKA (Persero) kembali memberangkatkan rangkaian KRL iE 305 yang akan mendukung transportasi umum berbasis rel untuk operasional di wilayah Jabodetabek

16 Juli 2025
PT INKA Turut Berpartisipasi pada ICI 2025
PT INKA Turut Berpartisipasi pada ICI 2025

Press Release No. 17/PR/INKA/VI/2025PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA) menunjukan kontribusinya dalam pembangunan dan inovasi transportasi perkeretaapian nasional dengan berpartisipasi pada 

13 Juni 2025
rating
scroll